Senin, 24 Maret 2014

WASIAT TERAKHIR RASULULLAH SAW...

KHUTBAH TERAKHIR RASULLAH SAW yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW pada 9 Zulhijjah tahun 10 Hijrah di Lembah Uranah Gunung 'Arafah...

Marilah sama-sama kita teliti, hayati & muhasabah setiap bait  kata-kata Rasulullah SAW tersebut... yang pasti, Rasulullah SAW menyampaikanya dgn penuh sebak, apatah lagi para sahabat...




"Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yg ingin kukatakan..


Aku tidak mengetahui adakah aku dapat bertemu lagi dgn kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dgn teliti kata-kataku ini & sampaikanlah ia pd org2 yg tidak dpt hadir di sini pd hari ini.

Wahai manusia, sptmana kamu menganggap bulan ini & kota ini sbg suci maka anggaplah jiwa & harta setiap orang Muslim ialah amanah suci. Kembalikan harta yg diamanahkan kpd kamu, kpd pemiliknya yg berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu pula.


Ingatlah bahawa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu & Dia pasti akan membuat perhitungan atas segala amalan kamu.

Allah telah mengharamkan riba', oleh itu segala urusan yg melibatkan riba' hendaklah dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dlm perkara2 besar maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dlm perkara2 kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas para isteri kamu, mereka juga mempunyai hak atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan & pakaian dlm suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dgn baik & berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman & pembantu kamu yg setia. Dan hak kamu ke atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan org yg kamu tidak sukai ke dlm rumah kamu & dilarang melakukan zina.
Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini. Sembahlah Allah, dirikanlah solat 5 kali sehari, berpuasalah di Bulan Ramadhan, tunaikanlah zakat & harta kekayaan kamu & kerjakanlah ibadah haji sekiranya mampu.

Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kpd Muslim yg lain. Kamu semua adalah sama, tidak ada seorangpun yg lebih mulia dr yg lainnya kecuali taqwa & amal soleh.

Ingatlah bahawa kamu akan mengadap Allah pd suati hari untuk dipertanggungjawabkan atas segala apa yg telah kamu lakukan. Oleh itu, awasilah tindak-tanduk kamu agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi @ Rasul yg akan datang selepasku & tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dgn betul & fahamilah kata-kataku yg telah disampaikan kpd kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kpd kamu 2 perkara yg sekiranya kamu berpegang teguh & mengikuti kedua-duanya nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran & Sunnahku.

Hendaklah orang2 yg mendengar ucapanku ini menyampaikan pula kpd orang lain & hendaklah orang yg lain itu menyampaikannya pula kpd orang lain & begitu seterusnya. Semoga orang yg terakhir yg menerimanya lebih memahami kata-kataku ini dari mereka yg mendengar terus dariku.


Saksikanlah ya Allah, bahawasanya aku telah sampaikan risalahMu kpd hamba-hambaMu."
 
 Sumber : http://qurtik.blogspot.com/2010/11/wasiat-terakhir-rasulullah-saw.html

KEMULIAAN LANGIT ARAFAH DI SAAT WUKUF

Wukuf adalah puncaknya haji. Secara fisik, wukuf Arafah adalah puncak berkumpulnya seluruh jamaah, yang berjumlah jutaan, dari penjuru dunia dalam waktu bersamaan. Secara amaliah, wukuf Arafah mencerminkan puncak penyempurnaan haji kita. Di Arafah inilah Rasulullah menyampaikan khutbahnya yang terkenal dengan nama khutbah wada’ atau khutbah perpisahan, karena tak lama setelah menyampaikan khutbah itu beliaupun wafat. Di saat itu, ayat Al-Qur’an, surat al-Maa’idah ayat 3 turun sebagai pernyataan telah sempurna dan lengkapnya ajaran Islam yang disampaikan Allah SWT melalui Muhammad saw. 
 
Firman Allah SWT : 
“..Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagimu….” (al-Maa’idah:3)
 Arafah merupakan gambaran padang Mahsyar, yang nantinya semua makhluk dikumpulkan disana sebelum melangkah ke surga atau neraka. Kehadiran kita di Arafah memberi arti dan nuansa akhirat dengan Mahsyarnya, sekaligus merenunginya untuk bersiap-siap menghadapi hal itu.

Arafah juga merupakan tempat bertemunya Adam dan Hawa setelah beratus tahun saling mencari di muka bumi.

Wukuf artinya hadir dan berada di Arafah pada waktu tertentu antara waktu dzuhur dan ashar.
Disini masing-masing jamaah dipersilahkan untuk mengkondisikan dirinya berkonsentrasi kepada Allah, melakukan perenungan atas dirinya, apa yang telah dilakukan selama hidupnya, merenungi kebesaran Allah melalui Asmaul Husna-Nya, merenungi hari akhirat.

Bentangkan dosa-dosamu di padang Arafah ini, ingatlah satu persatu dosa-dosa yang pernah engkau lakukan, ingatlah betapa waktumu selama ini habis terbuang sia-sia karena lebih banyak digunakan untuk memperindah kehidupan duniamu. Pengakuan yang jujur dan ikhlas, tanpa rasa sombong dan takabur, di hadapan Allah adalah puncak amaliah haji. Itulah Arafah, wukuf kita adalah untuk mendefinisikan hakikat keberadaan kita dihadapan Allah, sekalipun sebenarnya Allah telah mengetahui itu semua.

Pandanglah langit Arafah. Renungilah bahwa pada hari yang mulia itu Allah SWT sedang memanggil para malaikatnya berkumpul di langit Arafah, dan membangga-banggakan umatnya yang sedang wukuf di Arafah di hadapan para malaikatnya di langit.

Disebutkan dalam hadits qudsi bahwa Allah berfirman bahwa :

“ Lihatlah kepada hamba-Ku di Arafah yang lesu dan berdebu. Mereka datang kesini dari penjuru dunia. Mereka datang memohon rahmat-Ku sekalipun mereka tidak melihatku. Mereka minta perlindungan dari azab-Ku, sekalipun mereka tidak melihat Aku”

Allah sangat memuliakan hari wukuf di Arafah. Hari itu, Allah mendekat sedekat-dekatnya kepada orang-orang yang wukuf di Arafah untuk mendengarkan ungkapan dan keluhan hati mereka, menatap dari dekat wajah dan perilaku mereka.

Nabi Muhammad saw bersabda :

. . . Ia (Allah) mendekat kepada orang-orang yang di Arafah. Dengan bangga Ia bertanya kepada para malaikat, Apa yang diinginkan oleh orang-orang yang sedang wukuf itu ?

Pada hari itu, Allah senang sekali jika kita berdoa kepada-Nya. Ia mengabulkan semua doa mereka disana, sebagaimana tersebut dalam hadist yang lain :

Sabda Rasullullah saw :  

“Diantara berbagai jenis dosa, ada dosa yang tidak akan tertebus kecuali dengan melakukan wukuf di Arafah” (disinadkan oleh Ja’far bin Muhammad sampai kepada Rasulullah saw).

Bahkan Allah murka ketika manusia tidak yakin dosanya diampunkan di Arafah, seperti sabda Rasullullah saw : “Yang paling besar dosanya diantara manusia adalah seseorang yang berwukuf di Arafah lalu berprasangka bahwa Allah tidak memberinya ampun” (Al Khatib dalam kitab Al-Muttafaq wal Muftaraq)

Demikian agung dan mulianya hari Arafah ini, meski wukuf hanya beberapa jam saja. Sungguh sangat penting berdoa di Arafah, disaksikan dari dekat oleh Allah SWT dan dibangga-banggakan-Nya kita di depan para malaikatnya.

Hai malaikat-Ku ! Apa balasan (bagi) hamba-Ku ini, ia bertasbih kepada-Ku, ia bertahlil kepada-Ku, ia bertakbir kepada-Ku, ia mengagungkan-Ku, ia mengenali-Ku, ia memuji-Ku, ia bershalawat kepada nabi-Ku. Wahai para malaikat-Ku ! Saksikanlah, bahwasanya Aku telah mengampuninya, Aku memberi syafaat (bantuan) kepadanya. Jika hambaku memintanya tentu akan Kuberikan untuk semua yang wukuf di Arafah ini.”
(Imam al-Ghozali)

Sumber : http://zanas.wordpress.com/kemuliaan-langit-arafah-di-saat-wukuf/

Pemandangan lautan manusia dengan balutan kain putih menghiasi setiap penjuru padang Arafah dekat kota suci Makkah.

Setiap jamaah haji wajib melaksanakan ibadah wukuf yakni berdiam diri hingga matahari terbenam di kawasan padang Arafah.
Wukuf diisi dengan kegiatan dzikir, berdoa serta membaca kitab suci Alquran.

Umat Islam yang dipanggil berhaji merupakan manusia yang beruntung karena diberikan kesempatan untuk memohon ampun atas dosa-dosanya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin, saat mengisi Khutbah Arafah.
"Kita termasuk orang yang beruntung karena siapa pun yang datang ke Arafah betapapun berlumuran dosa maka Allah SWT akan mengampuninya," katanya di Arafah, Senin (14/10) siang.

Menurut Ma'ruf Amin, sesungguhnya dosa bisa membuat manusia kehilangan keberkahan dalam hidup.
"Dosa bisa membuat kekayaan dan jabatan tidak membawa ketenangan dan kebahagiaan," katanya. Dosa juga bisa membuat manusia kehilangan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama.

"Nilai-nilai sosial dan kasih sayang akibat dosa bisa berubah menjadi kebencian permusuhan dan saling menjatuhkan," katanya.
Sehingga beruntunglah sebelum dosa-dosa menggurita dan mempengaruhi kepribadian maka di arafah ini mohonlah ampunan kepada Allah SWT. "Karena di sini, Allah akan menerima permohonan ampunan dari hambanya," katanya.




































♥ KIAT MENGATASI KENDALA MEMBACA DAN MENGHAFAL AL QURAN ♥



Rasululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda: ''Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari al-Quran dan mengamalkannya'' (HR.Bukhari)

Duhai..mungkin terbersit dalam lubuk hati kita keinginan yang kuat tuk secara kontinyu membacanya, mentadabburinya dan semangat tinggi tuk mengahafalkannya..

Namun sejauh ini sudah konsistenkah kita dalam mengakrabinya...sudah berapa ayat,surat ataukah juz yang telah mampu kita menghafalnya....

Duhai mengapa jiwa ini merasa begitu tak berdaya..seakan akan surat-surat itu demikian samar, kata-kata yang ada demikian sulit...
Waktu terus merongrong kita..dan kesibukan terus mengepung kita...

Namun sesungguhnya kita telah lupa bahwa ketidak berdayaan itu bukanlah karna sulitnya Al-Quran sebab Alloh ta'ala telah berfirman dalam kitabNya:

'' Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran'' (al-Qomar 17)

Lalu apakah yang membuat kita begitu tak berdaya? ..

Apa yang telah menghadang jalan kita?..

Apa yang menghalangi kita tuk menghafalnya?..

Dan apa yang mencegah kita tuk membacanya?..


♥ KENDALA-KENDALA MEMBACA & MENGHAFAL KITABULLAH ♥


Yang paling menonjol beberapa diantaranya adalah:

1. Perbuatan maksiat dan dosa
Demi Alloh, dosa-dosa yang kita lakukanlah yang meyebabkan ketidakberdayaa kita untuk menghafal. Ia lah yang menyaebabkan akal kita lupa, menarik terucapnya kata-kata dari mulut kita,menjadikan ayat-ayat hilang dan bercampur aduk bagi kita..

2. Mengakhirkan Sholat

3. Memutus tali silaturrahim
Rasululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda: '' barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung rahimnya'' (muttafaq 'alaih)

4. Dusta
Padahal Alloh berfirman: '' sesungguhnya Alloh tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta'' (QS. Ghafir: 28)

Rasululloh shollallohu 'alaihi bersabda: ''Sesungguhnya kejujuran itu menunjukkan kepada perbuatan baik, dan perbuatan baik itu menunjukkan kepada surga...'' (muttafaqun 'alaih)

5. Mengganggu (menyakiti) orang lain
Hal ini berdasarkan firman Alloh ta'ala: '' dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu'min dan mu'minat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata'' (al ahzab 58)

6. Ghibah

7. Menimbulkan permusuhan di antara sesama manusia dengan cara mengadu domba

Rasululloh bersabda: ''Tidak masuk surga tukang adu domba..'' (HR.BUKHARI Muslim)

8. Iri hati/dengki

9. berakan akan (ucapan akan begini dan begitu,dst)

10. Bergaul dengan orang yang memiliki keinginan yang rendah

11. Mudah bosan

12. Terburu-buru ingin lekas selesai

13. Meningkatkan kuantitas hafalan atau bacaan

14. Tidak melakukan secara kontinyu dan tidak mengulang -ulanginya lagi

15. Lemah kemauan

16. Tidak mau mendaftarkan diri ke training2 atau halaqah tahfizhul quran

17. Tidak mau menggunakan sarana penunjang ex:kaset

18. Telah diperdayai syaithan..

♥ astaghfirullohal adzim ♥


♥ HAL-HAL YANG DAPAT MEMBANTU DALAM MEMBACA & MENGHAFAL KITABULLOH ♥

1. Bertawakal kepada Alloh

2. Menjadikan niat ikhlas dan memperbaiki tujuan hanya semata karna Alloh ta'ala

3. Membacanya secara tartil => mengucapkan dan membacanya secara benar

4. Mentadabburi,merenungi,memperhatikan dan memikirkan makna ayat-ayat yang mulia

5. Tidak berhenti sekalipun melewati masa-masa mengendurnya semangat

6. Bersabar dan tidak buru-buru untuk menyelesaikan bacaan dan membereskan hafalan
♥ TAMBAHAN ♥

* membatasi jumlah ayat yang akan dihafalkan setiap harinya dan tidak mewati jumlah tersebut kecuali setelah benar-benar hafal

* selama masa menghafal tetap menggunakan satu mushaf saja

* tidak melewati satu surat hingga benar2 dapat menyambung antara pangkal dan ujungnya

* selalu melakukan tasmi' (memperdengarkan bacaan kepada diri sendiri atau orang lain) terhadap hafalan

* memfokuskan pada surat atau ayat yang memiliki kemiripan

* antusias untuk membaca beberapa kali sehingga dapat mengucapkannya secara benar dulu sebelum menghafal

(disarikan dari buku ''KIAT MENGATASI KENDALA MEMBACA DAN MENGHAFAL AL QURAN'' ~HAYA AR RASYID~, pustaka Al sofwa 2004)

♥ Ya Alloh...mudahkanlah kami dan bimbingkanlah kami untuk mengamalkannya..♥

Aamiin allahumma aamiin....

Sumber : http://catatanharianku-mystory.blogspot.com/2010/09/kiat-mengatasi-kendala-membaca-dan.html

Minggu, 16 Maret 2014

Do'a Dua Malaikat Setiap Subuh

Islam sangat menganjurkan pemeluknya untuk berinfaq. Anjuran yang bahkan pada bagian awal surah Al-Baqarah telah disebutkan oleh Allah subhaanahu wa ta’aala menggambarkan salah satu karakter utama orang bertaqwa.

الم ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ

يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ
 
“Alif Laam Miim. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan meng-infaq-kan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”
(QS Al-Baqarah ayat 1-3)


Dalam ayat di atas Allah ta’aala menyebutkan karakter muttaqin yang biasa berinfaq bersama karakternya yang rajin menegakkan sholat. Di dalam Al-Qur’an hampir selalu karakter menegakkan sholat dan mengeluarkan infaq disebutkan dalam suatu rangkaian berpasangan. Hal ini mudah dimengerti sebab ajaran Islam selalu menekankan keseimbangan dalam segala sesuatu. Islam bukan semata ajaran yang mewujudkan hubungan antara hamba dengan rabbnya atau hablum minAllah, tetapi juga hubungan antara hamba dengan sesama hamba atau hablum minan-naas.



Uniknya lagi, di dalam ajaran Islam bila suatu perintah Allah ta’aala dilaksanakan, maka bukan saja hal itu menunjukkan kepatuhan seorang hamba akan rabbnya, melainkan dijamin bakal mendatangkan manfaat bagi si hamba. Ini yang disebut dengan fadhilah atau keutamaan suatu ’amal-perbuatan. Misalnya sholat malam atau tahajjud. Allah ta’aala menjanjikan bagi pelakunya bakal memperoleh kekuatan daya pengaruh ketika berbicara.

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآَنَ تَرْتِيلًا إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.” (QS AlMuzzammil ayat 1-5)

Contoh lainnya bila seseorang meningkatkan ketaqwaan kepada Allah ta’aala maka di antara fadhilah yang akan ia peroleh adalah penambahan ilmu dari Allah ta’aala, jalan keluar kesulitan hidupnya serta rizqi dari arah yang tidak disangka-sangka.

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ

”Dan bertakwalah kepada Allah; Allah (akan) mengajarmu.” (QS AlBaqarah ayat 282)

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath-Thalaq ayat 2-3)

Demikian pula dengan berinfaq. Allah ta’aala menjanjikan fadhilah di balik kedermawanan seseorang yang rajin berinfaq.

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
 
“Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)." Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’ ayat 39)

Bahkan dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam menggambarkan keuntungan yang bakal diraih seseorang yang rajin berinfaq di pagi hari sekaligus kerugian yang bakal dideritanya bilamana ia tidak peduli berinfaq di pagi hari.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا

وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (البخاري)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary 5/270)

Pembaca yang budiman, marilah kita galakkan berinfaq di pagi hari agar malaikat mendoakan kelapangan rizqi yang memang sangat kita perlukan untuk memperlancar ibadah, amal sholeh, da’wah dan jihad kita di dunia. Dan jangan biarkan ada satu pagipun yang berlalu tanpa berinfaq sebab itu sama saja kita mengundang kerusakan dalam hidup sebagaimana doa malaikat yang satunya di setiap pagi hari.

Ketahuilah, bukan banyaknya jumlah infaq yang penting melainkan kontinuitas-nya. Lebih baik berinfaq sedikit namun konstan terus-menerus daripada berinfaq dalam jumlah besar namun hanya sekali setahun atau seumur hidup. Orang yang konstan berinfaq tidak bakal dipengaruhi oleh musim. Dalam masa paceklik tetap berinfaq, dalam masa panen tentu lebih pasti.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ

أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
 
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.”

(QS Ali Imran ayat 133-134)


Sumber : http://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/do-a-dua-malaikat-setiap-subuh.htm#.UyY6484SDSg

Jumat, 14 Maret 2014

Biografi Ippho Santosa




Biografi Ippho Santosa : Siapa yang pernah mengikuti seminar Ippho Santosa? Atau minimal pernah baca salah satu karyanya? Ippho Santosa saat ini di kenal sebagai pakarnya otak kanan dengan nama populer “Ippho Right Santosa”. Ippho Santosa lahir di Pekanbaru, Sumatera, pada tanggal 30 Desember 1977. Dalam perjalanan karirnya, Ippho memulai dengan menjadi pedagang di Indonesia serta Malaysia.

Di lanjutkan dengan mengelola sekaligus menjadi pembicara di Lembaga Pengembangan diri miliknya yaitu EnterTrend Training. EnterTrend Training tidak bisa di katakan sebagai lembaga kecil karena ribuan bahkan puluhan ribu orang di tambah ratusan perusahaan telah menikmati manfaat yang di sebar oleh Ippho Santosa.



Biografi Ippho Santosa : Karya Ippho Santosa


Biografi Ippho Santosa : Sampai saat ini, karya-karya Ippho Santosa selalu menjadi urutan teratas dalam daftar buku-buku terlaris di setiap toko buku. Karya-karyanya banyak di ambil dan terinspirasi dari latar belakangnya sebagai pedagang baik di dalam maupun di luar negeri.

Bahkan hingga sekarang, buku yang di terbitkan sudah mencapai belasan jumlahnya. Bukan hanya laris di dalam negeri tapi juga sudah merambah ke negara-negara seperti : Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Perancis, jerman, Australia, Belanda sampai ke Amerika.

Di mulai dari tulisan-tulisan sederhana tentang pengembangan diri yang biasa di muat di beberapa surat kabar, majalah dan juga di siarkan di stasiun-stasiun radio Sumatera. Sekarang, Ippho Santosa termasuk dalam daftar penulis dan pembicara paling laris di Indonesia.
Bersama dengan timnya. Ippho Santosa membuka peluang – peluang kerjasama yang mungkin bisa di jajaki oleh para pembaca yang tertarik berbisnis.

Bagi Anda yang tertarik bekerjasama, berikut penulis lampirkan beberapa bisnis Ippho Santosa, silahkan langsung di hubungi :

1.      TK Khalifah (kontak : 0877-7779-2779/0811-1200-446).
2.      Kadija Slimming (kontak : 0815-1548-3458/0838-5743-4888)
3.      Kaia Clothing (KaiaClothing.com)
4.      Rock Theory (Rock-Theory.com)

Di bawah ini penulis lampirkan beberapa karya Ippho Santosa secara berurutan dari yang paling pertama. Di harapkan di baca sesuai dengan urutannya :

1.      7 Keajaiban Rezeki : Rezeki Bertambah Nasib Berubah
Dalam 99 Hari Dengan Otak Kanan (Buku terlaris dan seminar terbesar sepanjang 2010-2011 di Indonesia).
2.      Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan
3.      10 Jurus Terlarang! Kok Masih Mau Bersaing Cara Biasa?
4.      13 Wasiat Terlarang! Dahsyat Dengan Otak Kanan.
5.      Marketing is Bullshit…Meledakan Profit Dengan Otak Kanan.
6.      Ensiklopedia Rezeki & Keajaiban – Keajaiban (setebal 7 jilid, yang hanya bisa di pesan melalui no 0812-704-9090).

Dari catatn singkat mengenai biografi Ippho Santosa, banyak yang bisa di petik. Pemanfaatan potensi dari Tuhan sebetulnya masih jauh dari maksimal. Seperti halnya Ippho Santosa, ia hanya mengembangkan salah satu anugerah yang berikan oleh-Nya yaitu kecerdasan otak kanan. Namun hasilnya sungguh sudah luar biasa. Menjadi berkelimpahan sudah pasti dan yang lebih penting, Ippho Santosa mampu berbagi dengan sebanyak-banyaknya masyarakat. Seperti yang sering ia sampaikan, “Produksi dan distribusi sebesar-besarnya, konsumsi sekedarnya saja”.

Buku-buku di atas yang di tulis Ippho santosa, ke semuanya merupakan best sellet bahkan ada yang menyabet predikat Mega Best seller. Penerbit mengatakan bahwa dari 10 buku non-fiksi best seller di tahun 2011, empat di antaranya merupakan buku karya Ippho Santosa. Luar Biasa!

Pengakuan dan penghargaan yang ia terima makin memantapkan langkahnya untuk terus berbagi. Penghargaan disini bukan untuk pamer-pameran tapi justru sebagai jalan agar makin banyak yang belajar mengenal kemudian belajar.

Apresiasi itu datang di antaranya : Koran Tempo menyebut Ippho sebagai miliarder muda yang berbagi. Mejalah Franchise mengakui dengan memberi gelar The Fastest Growing. Serta ada juga Majalah SWA dan Majalah Ummi yang masing – masing memanggilnya dengan sebutan Motivator sekaligus pengusaha serta Penanam Amal Jariyah. Sekali lagi semoga kita dapat memetik pelajaran dari biografi Ippho Santosa.


Biografi Ippho Santosa : Kontak

Biografi Ippho Santosa : untuk Anda semua yang memang berminat mengikuti seminarnya atau hanya ingin mendapat kata-kata inspirasi langsung dari Ippho Santosa dan tim, silahkan cek di bawah ini :
1.      Ippho Santosa & Tim Khalifah (Fan Page Facebook)
2.      7 Keajaiban Rezeki (Fan Page Facebook)
3.      @ipphoright (Twitter)
4.      ippho.com (situs resmi)

Biografi Ippho Santosa

Dengan beragam hal yang sudah di lakukan oleh Ippho Santosa, saat ini Ippho selain di kenal sebagai pakar otak kanan. Ippho juga di kenal sebagai penulis mega-best seller, pembicara internasional, serta pendiri beberapa lini usaha seperti di sebutkan di atas.
Demikian biografi Ippho Santosa semoga bermanfaat
Terima Kasih.